Saturday, 28 February 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Profit-Taking Tekan Emas, Bakal Lanjut Turun?
Wednesday, 3 December 2025 08:13 WIB | GOLD |

Harga emas dunia (XAU/USD) turun ke sekitar $4.210 pada sesi awal Asia, Rabu pagi. Pelemahan ini terjadi setelah reli kuat sebelumnya, ketika banyak pelaku pasar memilih ambil untung (profit-taking) lebih dulu. Investor juga memilih menunggu rilis data ekonomi penting AS beberapa hari ke depan sebelum membuka posisi baru.
Hari ini pasar menunggu data ADP Employment Change (data tenaga kerja swasta) dan ISM Services PMI (kegiatan sektor jasa) AS. Kedua data ini penting karena bisa memberi gambaran kekuatan ekonomi Amerika. Jika datanya kuat, pasar bisa mulai ragu soal seberapa agresif The Fed akan memangkas suku bunga. Kalau datanya lemah, justru bisa menguatkan harapan pemangkasan suku bunga lanjutan.
Secara harian, emas sudah turun sekitar 0,65%, terutama karena aksi ambil untung dari trader jangka pendek dan sentimen risiko yang sedikit membaik di pasar keuangan. Namun, ruang turun emas diperkirakan tidak terlalu dalam, karena pelaku pasar masih yakin The Fed akan memangkas suku bunga lagi bulan ini. Seorang analis, Peter Grant dari Zaner Metals, mengatakan pasar hanya mengalami profit-taking ringan dan ekspektasi pemangkasan suku bunga masih cukup stabil.
Data dari CME FedWatch Tool menunjukkan pelaku pasar kini memperkirakan sekitar 89% peluang The Fed memangkas suku bunga 25 bps pada pertemuan 9“10 Desember, naik dari sekitar 71% seminggu lalu. Suku bunga yang lebih rendah biasanya mengurangi biaya peluang memegang emas, karena imbal hasil instrumen berbunga jadi lebih kecil. Ini yang membuat emas tetap punya penopang di tengah koreksi harga.
Dari sisi geopolitik, pasar juga memantau rencana pertemuan utusan AS Steve Witkoff dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk membahas kemungkinan kesepakatan damai perang Rusia“Ukraina. Jika tensi memanas lagi, minat terhadap aset aman seperti emas bisa naik dan mendorong harga. Sebaliknya, kalau pasar melihat peluang damai makin besar, permintaan emas sebagai safe haven bisa berkurang dan menekan harga emas dalam jangka pendek.(Asd)
Sumber: Newsmaker.id

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS